
Cek Email @gms.or.id di sini.
Resources » Resensi Kotbah » Ibadah Umum II, 13 September 2009
Ibadah Umum II, 13 September 2009
Tetap Tinggal dalam RencanaNya - Pdt. Andi Setiawan
2 Taw 17 : 1-5, 2 Taw 18 : 1 - Yosafat adalah orang yang dekat dengan Tuhan, diurapi, dan diberkati tapi setelah itu ia menjadi besan Ahab. Ayat 17 : 5 - Yosafat menjadi kaya dan terhormat. Semua orang juga menginginkan hal ini. Namun pada akhirnya semua keturunan Yosafat mati (hanya satu yang lolos). Karena nubuat Tuhan tentang keturunan Ahab bahwa semua akan mati. Sebagai anak Tuhan, biarlah hasil kedekatan kita denganNya akan dapat dinikmati sampai ke anak cucu kita.
Yang membuat kita keluar dari rencana Tuhan adalah :
1) Kesombongan.
jarang orang sadar bahwa dia sombong. Kalau penyakit tidak terasa maka itu
berbahaya, karena tidak bisa diatasi. Ciri-ciri orang sombong adalah selalu
merasa benar, selalu sulit ditegur, sensitif (mudah tersinggung). Sahabat yang
baik adalah orang yang mau menasehati kita, meski tidak menyenangkan.
2) Mengejar
bayangan orang lain.
seringkali kita tidak puas dengan diri kita, ingin
menjadi seperti orang lain. Ahab memiliki kekuasaan dan wilayah yang lebih
besar dari Yosafat. Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang
dimiliki. Namun orang yang memiliki banyak harta tapi selalu merasa kurang,
maka sesungguhnya dia miskin. Kalau kita selalu melihat gelas kosong (bagian
yang kosong di hidup kita) maka kita akan selalu merasa kurang. Jadi cara
berpikir akan sangat menentukan. Sibuk menghitung untung orang lain tapi lupa
melihat keuntungan sendiri (yang sebenarnya lebih besar).
3) Kurang hikmat
Tuhan.
Ul 30 :19. Setiap hari dalam hidup kita, kita harus memilih. Hikmat adalah
mengambil keputusan yang benar. Oleh karena itu harus punya:
(1) Prinsip hidup. Prinsip berasal dari Firman Tuhan. Memutuskan jangan hanya menggunakan perasaan.
(2) Prioritas waktu.
« back to previous page - Resensi Kotbah - Resources

