
Cek Email @gms.or.id di sini.
Resources » Resensi Kotbah » Ibadah Umum IV, 26 September 2009
Ibadah Umum IV, 26 September 2009
Panggilan dan Perjalanan - Pdt. Daniel Mailangkay
II Korintus 12:8-10Tuhan selalu memberikan kehendak bebas dalam setiap kehidupan manusia; kehendak bebas untuk memilih seperti apa akhir dari hidup kita.
Ada 2 macam tipe orang dalam menjalani hidupnya:
- Tipe Pemenang
- Tipe
Pecundang
Tokoh Alkitab yang menggambarkan Tipe Pemenang:
- Yosua
- Caleb
Dari sekian banyak dari bangsa Israel yang dipimpin oleh Tuhan dalam Tiang Awan dan Tiang Api, hanya 2 orang saja yang masuk ke dalam tanah Kanaan.
Dari 2 tokoh tersebut pun hanya Yosua yang namanya masih disebut sampai saat ini, oleh karena citra diri yang baik dan kesetiaannya sebagai hamba bagi Tuhan dan pemimpinnya.
Dampak dari citra diri yang buruk:
- Mencegah orang percaya untuk menggunakan karunia dan otoritas yang Tuhan berikan
- Mencegah untuk alami hidup berkelimpahan yang Tuhan sediakan
- Membuat hidup tidak bergairah, kehilangan sukacita
- Di dalam Alkitab tidak ada hokum takdir atau nasib.
- Setiap kita diciptakan dengan sebuah konsep Dahsyat dan Ajaib.
- Hidup yang selalu berdasarkan atas peniliaian orang, bukan Tuhan
- Hidup mengalami statis, jalan di tempat ( Bilangan 12:27-28, 32-33 )
Banyak orang memandang dirinya seperti seekor belalang; kecil, tidak berharga, tidak mampu melakukan hal-hal yang besar dan luar biasa.
Masa lalu dan apa yang kita alami saat ini tidak menguasai kita; tp bagaimana sekarang/saat ini kita sanngup memandang diri kita seperti Tuhan memandang kita dan hidup kita.
Satu hal yang perlu kita pegang dan tanamkan di dalam diri kita, bahwa Allah bekerja dibalik segala yang terjadi untuk mendatangkan kebaikan.
Hampir seluruh masa hidupnya, Daud mengalami banyak tekanan; dari saudaranya, dari Saul sebagai Raja sekaligus Ayah mertuanya, dari Goliat Raksasa.
Makin besar tekanan yang Tuhan ijnkan, Tuhan tau kemampuan dan kekuatan kita semakin besar.
Mengapa Yosua masih dicatat namanya setelah dia terpilih sebagai orang yang diijinkan masuk tanah Kanaan ?
- Yosua dengan segala keberanian dan kehebatan yang dimilikinya dia tetap mau menundukkan dirinya
- Yosua rela untuk tetap menjadi abdi Musa ( Abdi : budak, hamba )
- Yosua tidak pernah menggunakan tanduknya, tapi TUNDUK
- Tidak akan pernah sukses kita menjadi Bapak, kalau kita tidak pernah menjadi anak.
- Tidak
ada Kemuliaan kalau tidak ada Salib Penderitaan, tidak ada Mahkota kalau
masih ada tanduk
KESIMPULAN : Bukan bagaimana cara kita dipanggil yang menentukan akhir dari hidup kita, tapi bagaimana cara kita mengerjakan panggilan itu sepanjang perjalanan hidup kita yang menentukan akhir hidup kita.
« back to previous page - Resensi Kotbah - Resources

